Transisi energi di sektor industri bukanlah tugas yang mudah. Banyak perusahaan menghadapi tantangan seperti keterbatasan anggaran, kurangnya keahlian teknis, dan kekhawatiran tentang keandalan sistem energi terbarukan. HIJAU menjawab semua tantangan ini melalui model bisnis yang komprehensif.
Model zero CAPEX dari HIJAU menghilangkan hambatan anggaran dengan menanggung seluruh biaya instalasi, operasi, dan pemeliharaan. Keahlian teknis HIJAU dalam merancang dan mengimplementasikan sistem PLTS dan pendinginan memastikan bahwa sistem beroperasi dengan optimal dan andal. Penggunaan material berkualitas tinggi dan standar keselamatan yang ketat memberikan jaminan keandalan jangka panjang.
HIJAU telah membuktikan kemampuannya dalam mendukung transisi energi di berbagai sektor industri. Di sektor otomotif, HIJAU bekerja sama dengan PT Dharma Polimetal Tbk dan PT Dharma Controlcable Indonesia. Di sektor alas kaki, HIJAU bermitra dengan PT Long Rich Indonesia dan PT Pei Hai International. Di sektor farmasi, HIJAU bekerja dengan PT Combiphar dan PT SOHO Industri Pharmasi. Di sektor makanan dan minuman, HIJAU berkolaborasi dengan PT CJ Feed and Care.
Keberhasilan proyek-proyek ini menunjukkan bahwa transisi energi di sektor industri bukan hanya mungkin tetapi juga menguntungkan. Perusahaan yang beralih ke energi terbarukan menikmati penghematan biaya operasional, mengurangi risiko fluktuasi harga energi, dan meningkatkan reputasi sebagai perusahaan yang berkelanjutan.
HIJAU siap memperluas pendekatan ini ke lebih banyak sektor industri di Indonesia. Dengan dukungan HIJAU, sektor industri dapat menjadi motor penggerak dalam pencapaian target NZE 2060, menciptakan masa depan energi yang lebih bersih dan berkelanjutan bagi Indonesia.
Open Disqus Close Disqus