5 Mitos Pinjaman Uang Online Tanpa Jaminan & Syarat di TUNAIKU

Setelah berhasil menjadi pionir di bidang pinjaman uang online tanpa jaminan & syarat, kini TUNAIKU meluaskan area layanan ke 16 titik kota. Dengan kemudahan yang dirasakan oleh banyak kalangan, masih juga terdapat mitos yang sebaiknya dihindari mulai sekarang. Apa saja mitos yang terlanjur beredar di ranah masyarakat umum dan perlu kalian ketahui?

1. Pinjaman Online Sama dengan Rentenir Online


Baik online maupun offline, sifat dasar rentenir itu sama, yakni menyediakan bunga yang mencekik. Nilai bunga untuk nasabah bisa dinaikkan kapan saja semaunya. Ketika tidak bisa bayar, kemungkinan besar akan didatangi oleh penagih utang. Bahkan ada yang mencapai taraf serius karena melibatkan baku-hantam antara penagih dengan nasabah.

Bagaimana pun, utang lewat rentenir online maupun offline sama-sama rugi, meskipun bisa didapat dengan mudah. Berbeda dengan pinjaman uang online tanpa jaminan & syarat di TUNAIKU. Aturan mengenai bunga, sistem pembayaran, proses pengajuan, dan lain-lain disampaikan secara mendetail. Perubahan yang ada tidak menyangkut hal-hal prinsipil.

2. Riwayat Kredit Harus Bagus


Kalau di tempat lain terkait pinjaman uang online tanpa jaminan & syarat mungkin harus memenuhi ketentuan ini. Khususnya bagi layanan keuangan yang baru saja didirikan karena masih mudah curiga terhadap nasabah. Hal tersebut mungkin terjadi karena belum ada dukungan keamanan lengkap dari pemerintah.

Sedangkan di TUNAIKU, sekarang sudah berafiliasi dengan Dukcapil. Alhasil, proses review atau peninjauan atas data-data yang diberikan nasabah lebih terukur dan bisa ditindaklanjuti dalam tempo singkat. Tanpa harus berpatokan kepada riwayat kredit di BI pun, TUNAIKU akan langsung menyetujui pengajuan pinjaman uang online tanpa jaminan & syarat.

3. Sekali Ditolak, Tidak Bisa Ajukan Kredit Lagi


Siapa bilang? Di TUNAIKU, saat pengajuan pinjaman uang online tanpa jaminan & syarat ditolak, kalian masih boleh ajukan lagi 3 bulan selanjutnya. Untuk memastikan kalau pengajuan kalian ditolak atau tidak, langsung hubungi saja call center TUNAIKU. Jadi, tidak ada dugaan demi dugaan yang acapkali berbeda dari kenyataan.

Bisa jadi penolakan hanya karena asumsi yang datang dari pikiran sendiri. Mungkin pada waktu itu, TUNAIKU melewatkan review dari pengajuan kalian. Maklum, banyak sekali calon nasabah yang berminat mendapatkan sokongan dana dari TUNAIKU. Meskipun jarang, kadang hal ini bisa terjadi dan mengakibatkan tertunda hingga lebih dari seminggu.

4. KTA Tidak untuk Pengguna Bank Kecil


Misalkan kalian menabung di bank kecil dengan reputasi belum sebesar BRI, BNI, dan bank umum lain yang bekerja di bawah BUMN. Kemudian berpikiran, bahwa hanya peminjam dari bank-bank mainstream itu yang pengajuannya disetujui. Meskipun terlihat ada benarnya, tapi dugaan tersebut salah 100%.

Soalnya, pinjaman uang online tanpa jaminan & syarat dari TUNAIKU bersifat universal. Jadi, peruntukannya lebih luas daripada yang kalian duga. Soalnya, TUNAIKU memiliki koneksi berbasis internet. Bahkan untuk kalian yang tidak memiliki rekening pun boleh pinjam di TUNAIKU. Cara bayarnya bisa lewat pembayaran yang ada di sekitar kalian.

5. Harus Ada Survei


Kalau di layanan pinjaman lain mungkin pakai syarat ini. Tapi di TUNAIKU tidak ada. Demi kenyamanan serta efisiensi kerja, TUNAIKU hanya perlu meminta nomor kontak dari orang terdekat kalian sebagai saksi. Soalnya waktu-waktu berharga kalian tentu tidak boleh hilang hanya karena didatangi surveyor dengan tujuan persetujuan pinjaman saja.


Pinjaman uang online tanpa jaminan & syarat di TUNAIKU sangat mudah dicairkan. Soalnya setiap persyaratan sudah diberitakan secara lengkap dan mendetail. Terlebih lagi sekarang sudah banyak agen referral TUNAIKU yang siap membantu kebutuhan kalian. Jadi, mulai sekarang, lebih baik hindari mitos-mitos yang tidak berhubungan dengan fakta itu.

Related Posts →


Open Disqus Close Disqus

This site uses cookies from Google to deliver its services, to personalise ads and to analyse traffic. Information about your use of this site is shared with Google. By using this site, you agree to its use of cookies. Blogger Cookies