9 Alasan Copy Paste Wajib Dihindari Oleh Blogger

Saya tahu bahwa kalian membenci teknik Black Hat SEO, sayapun juga demikian. Karena yang namanya perbuatan curang pasti kedepannya tidak akan pernah menghasilkan bahkan cenderung merugikan dan sia-sia saja.

Namun sayangnya banyak blogger baru yang hanya ingin mendapat uang dari aktivitas ngeblog tanpa mau repot dan capek, sehingga menghalalkan segala cara untuk mengabulkan impiannya yang omong kosong itu.

Saya juga tahu bahwa kalian malas membaca intro yang panjang (bukan karena saya malas menulis, bukan), dalam artikel ini saya akan menyebutkan 9 Alasan kenapa cara curang atau black hat SEO seperti Copy Paste wajib dihindari dan dilarang.


1. Hanya sia-sia


Hasil buah dari kejujuran adalah hakiki, asal kita tak mengeluh dan mau terus berusaha dalam menggapainya.

Menjalani proses langkah yang sangat penting dilakukan untuk mengetahui sisi atau teknik SEO apa yang sesuai dengan situs web/blog yang kita kelola.

Robot mesin pencari semakin canggih dalam merayapi situs, walau memang mesin buatan manusia ada cacatnya. Akan tetapi bisa kita lihat saat ini di SERP. Postingan yang tampil adalah postingan yang relevan dan tidak merusak mata pengunjung. Itulah mengapa, robot mesin pencari terbukti dapat mengidentifikasi konten mana yang relevan, berkualitas, dan tidak curang.

Namun, jika saja masih melakukan kecurangan justru bukan uang yang kalian peroleh melainkan kerugian (materiil & waktu) yang akan kalian dapatkan.


2. Membuat kalian semakin bodoh


Orang pintar dan cerdas adalah mereka yang menjawab pertanyaan tanpa melirik atau melihat jawaban orang lain. Namun sebaliknya orang bodoh akan kebingungan dengan apa yang ia hadapi sehingga untuk menutupi kekurangannya akhirnya mencontek jawaban temannya.

Saya sedang menyindir kalian yang suka main copy paste tanpa editing dan asal posting saja. Tanpa pernah ijin dan disetujui asal main salin saja. Katanya blogger, tapi kok suka mencontek? Bodoh kali kau!!


3. Menutup kreativitas individu


Orang kreatif tak perlu aba-aba untuk menghasilkan tulisan yang luar biasa nan berkualitas. Lihat daun jatuh di depan matanya bisa jadi bahan postingan baru untuk blog puisinya.

Ini bukan saya lho yang bilang, namun saya pernah baca penelitian bahwasanya, "orang yang terbiasa suka mencontek atau copy paste tanpa menambahkan nilai di dalam apa yang ia copy, hanya akan menurunkan daya kreativitas orang tersebut."

Anda itu manusia, bukan mesin foto copy. Punya akal ya digunakan sebaik mungkin, jangan asal copas seenak jidatnya.


4. Dibenci orang banyak


Tulisan asal saya saja yang dicopas mentah-mentah merasa dizolimi, bagaimana dengan perasaan orang lain yang menulis postingan original dengan menelan biaya yang banyak untuk membuat postingan berkualitas dengan melakukan uji materi atau penelitian? Tentunya tidak hanya membenci si pencuri saja, bahkan juga mengucap sumpah serapah pada si pencuri dengan doa-doa yang buruk.

Apa mau, tiba-tiba saat mau ngetik buat update artikel baru jari-jari tangan jadi kaku akibat doa buruk mereka terkabulkan oleh TUHAN akibat perbuatan kalian yang senang melakukan copy paste secara sembarangan? Tidak kan!!


5. Dianggap pecundang


Laki-laki kok pecundang? Malu dong!! Atau jangan-jangan memang tak peduli dianggap pecundang?

Ditanya dalam email, "kenapa kok tidak mencantumkan sumber tulisan asli?" Tidak dibalas. Dikomentari, "kok artikelnya mirip sama si A, copas ya?" Tidak dijawab.

Diamnya pencuri itu untuk tidak membalas pesan-pesan tersebut bukanlah emas (peribahasa: diam itu emas), malah yang ada adalah seperti menenggak racun untuk dirinya sendiri.

Menenggak racun untuk melakukan aksi bunuh diri, adalah ciri orang-orang pecundang yang merasa tidak mampu melewati cobaan dari TUHAN.


6. Dipidana


Dalam hukum, sebenarnya bisa saja perbuatan copy paste asal dan tanpa izin ini dipidana. Karena telah melanggar 2 hal: 1. Melanggar hak cipta; 2. Melakukan tindakan (copas) yang tidak menyenangkan.

Namun, beruntunglah pihak pelapor ternyata juga cuek-cuek saja mau tulisannya digandakan sampai berjuta-juta pun. Padahal kalau mau lapor akibat si pencuri tidak merespon, pelapor bisa saja dapat ganti rugi (uang).


7. Tidak pernah mendapat klien


Dalam membangun bisnis yang besar perlu adanya klien untuk membantu menghidupi bisnis tersebut, entah lewat kucuran dana atau promosi. Tentunya para klien tidak akan sembarangan memilih siapa saja yang akan menjadi klien mereka.

Di sini kejujuran dan usaha kita diuji. Jika postingan blog kita hasil mencuri semua, tentunya tidak akan mau orang berpartneran dengan blog kita. Karena mereka tahu bahwa blog kita tidak akan bertahan lama di SERP maupun menjanjikan keuntungan.


8. Turun SERP hingga Sand Box dan Banned


Kegiatan copy paste yang kelewatan bisa dianggap buruk oleh robot mesin pencari. Hal ini tentunya akan memungkinkan blog kita terkena pinalty berupa: 1. artikel-artikel berada di sandbox; 2. blog kena ban permanent (dihapus) jika dihost blogger.


9. Banned Google Adsense


Blog tidak hanya terkena ban, akun Google Adsense juga terancam bahaya berupa banned yang disebabkan oleh ketahuan melanggar kebijakan. Yang pada akhirnya kita gagal gajian akibat dari sikap buruk (copas) ini.


Dengan begitu mulailah dari sekarang untuk menghindari kegiatan black hat apapun. Jika dulu pernah melakukan keburukan ini, kalian bisa memperbaikinya dengan menulis ulang tulisan tersebut dengan kata-kata sendiri. Setidaknya jika kalian mau berubah menjadi orang yang jujur atau baik dan peduli dengan blogger lainnya, Insya Allah proses kalian saat ini akan mendapat ridhoNya dan dibantu dengan rezeki yang halal hingga kalian merasa sudah cukup untuk diberi rezeki lagi.

Post Terkait:

Open Comments Close Comments

This site uses cookies from Google to deliver its services, to personalise ads and to analyse traffic. Information about your use of this site is shared with Google. By using this site, you agree to its use of cookies. Learn more