Riset Kata Kunci - Memilih Buying Keywords

Anda bisa memiliki produk atau layanan yang luar biasa, berperingkat tinggi di mesin pencari, dan memiliki situs web yang luar biasa untuk mempromosikan bisnis Anda.

Namun, semua itu menjadi masalah jika tidak ada yang benar-benar menemukan situs web Anda.

Sebelum Anda memulai kampanye untuk mengarahkan lalu lintas ke web Anda, Anda harus terlebih dahulu menemukan lalu lintas tersebut.

Tujuannya adalah meriset kata kunci atau keyword dan menghasilkan daftar keywords khusus untuk konten situs web Anda untuk memperoleh penjualan.

Buying Keyword adalah sebuah atau beberapa keyword khusus yang dicari oleh calon pelanggan dan kemudian web Anda menyediakan keyword tersebut kepada mereka, sehingga secara signifikan meningkatkan peluang Anda untuk mengubah mereka menjadi pelanggan nyata.


Apa itu Riset Keyword?


Riset keyword adalah proses menemukan istilah atau “keyword” yang diketik oleh calon pelanggan Anda di mesin pencari. Penyematan keyword dapat berupa satu kata “SEO” atau dapat berisi beberapa kata “jasa SEO di Jogja”.

Besar kecilnya niche atau pasar Anda menentukan apakah Anda menargetkan beberapa atau ribuan keywords. Banyak usaha kecil fokus menargetkan 5-15 keywords.

Jenis Keyword yang Akan Ditargetkan


Ada dua jenis keyword yang berbeda untuk ditargetkan.

1. Anda ingin mencari istilah dengan lalu lintas terbanyak


Misalnya, penyedia yang menawarkan jasa SEO di Jogja kemungkinan besar menargetkan kata kunci “jasa SEO Jogja”. Jika perusahaan Anda menempati peringkat #1 untuk keyword ini, kemungkinan besar bisnis Anda akan memperoleh pelanggan baru dalam jumlah terbesar.

Kelemahan dari menemukan istilah dengan lalu lintas terbanyak adalah persaingan yang ketat. Jika Anda baru memulai, Anda mungkin berada 8+ bulan lagi di peringkat dekat bagian atas mesin pencari untuk keyword tersebut.

2. Anda ingin mencari long tail keyword atau "kata kunci ekor panjang"


Ini biasanya merupakan frasa yang lebih panjang yang mungkin menerima lebih sedikit lalu lintas (dan memiliki lebih sedikit persaingan) namun konversinya lebih tinggi.

Misalnya, seseorang memiliki toko sepatu online. Keyword “sepatu” menerima lebih dari setengah juta pencarian setiap bulannya. Bisnis tersebut dapat fokus pada penggunaan kata “sepatu”, dan mengarahkan lalu lintas ke situsnya. Namun, bisnis tersebut mungkin tidak memiliki banyak penjualan karena orang yang mengetik “sepatu” mungkin mencari sepatu kets, sepatu hak tinggi, merek sepatu tertentu, atau sejumlah item lainnya. Jika situs web berfokus pada penyertaan keyword tertentu dalam kontennya (misalnya “beli sepatu nike air jordan merah”), kemungkinan besar situs tersebut akan memiliki konsumen yang siap membeli sepasang sepatu tertentu di situs webnya.

Memvariasikan dan menggabungkan keyword dengan lalu lintas terbanyak dan long tail keyword akan membantu Anda mendapatkan hasil dengan cepat sekaligus meningkatkan penjualan yang lebih kompetitif.

Menemukan Keyword Terbaik


Karena Anda sudah familiar dengan industri Anda, pikiran Anda sendiri adalah tempat terbaik untuk memulai langkah-langkahnya!

1. Tuliskan Keyword


Untuk memulai, catat beberapa keyword yang mungkin diketik oleh calon pelanggan di mesin pencari.

Ada 3 jenis kata yang harus dicari:
  • Keyword Industri. Ini adalah kata-kata yang mungkin ditelusuri orang ketika mencari produk di industri Anda. Misalnya “SEO specialist”, “SEO agency”, dll.
  • Produk dan Layanan. Produk atau layanan apa yang Anda tawarkan? Apa saja merek besar yang Anda bawa yang mungkin dikenali konsumen? Apakah ada layanan khusus yang Anda tawarkan atau tipe konsumen yang Anda layani dengan bisnis Anda? Misalnya, “promo akhir tahun”, “paket 1, 2, 3, dst”, “jasa penulis artikel SEO”, dll?
  • Pertanyaan Umum. Pertanyaan apa yang sering Anda dengar dari calon pelanggan dan pelanggan saat ini? Layanan baru apa yang membuat orang penasaran? Jika Anda ingin mencari istilah tambahan Anda dapat menggunakan situs seperti Quora atau Yahoo Answers. Misalnya, “bagaimana cara kerja SEO”, atau “berapa lama SEO bertahan”.

2. Cari tahu keyword apa yang dicari orang di mesin pencari.


Cara terbaik untuk melakukannya adalah dengan menggunakan Keyword Planner, sebuah alat gratis dari Google. Anda harus memiliki akun Google untuk mengakses alat ini. Jika Anda belum memiliki akun Google, Anda dapat mendaftar secara gratis.

Luangkan waktu sekarang untuk menambahkan sejumlah keyword ke daftar Anda. Tujuannya saat ini adalah membuat sejumlah keyword yang layak dapat Anda gunakan nanti. Selain itu, jika Anda menemukan keyword penting lainnya dan menemukan pertanyaan umum, tuliskan, sehingga Anda juga dapat menargetkan keyword tersebut.

Sudah memiliki keyword yang diinginkan, apa yang sekarang lakukan?


Anda telah mencapai akhir dalam konten ini, dengan memahami penelitian keyword dan menghasilkan daftar keywords khusus untuk konten situs web Anda.

Sekarang setelah Anda memiliki keyword itu, Anda dapat memikirkan konten apa yang dapat Anda buat berdasarkan keyword tersebut. Kami menyarankan Anda meluangkan waktu sekitar satu hari untuk bertukar pikiran tentang ide-ide yang akan muncul dalam pikiran Anda dengan keyword tersebut.

Langkah selanjutnya adalah membuat rencana konten! Biarkan pikiran Anda mengalir saat Anda menjalani aktivitas sehari-hari dan catat ide-ide yang muncul di benak Anda.

Related Posts →


Open Disqus Close Disqus



This site uses cookies from Google to deliver its services, to personalise ads and to analyse traffic. Information about your use of this site is shared with Google. By using this site, you agree to its use of cookies. Blogger Cookies