Cara Menghemat Ruang HDD dengan Mendisable Memory Dump

Pada postingan saya sebelumnya membahas tentang meningkatkan kinerja harddisk eksternal, dan kali ini saya akan membahas terkait kinerja harddisk Windows 7 pada komputer atau laptop kalian, yaitu menghemat ruang hdd dengan mendisable memory dump. Untuk lebih memahami apa yang dimaksud dengan memory dump, saya akan sedikit memberikan penjelasan terkait memory dump ini.

Hampir semua user pernah merasakan komputer atau laptop mengalami crash atau hang, dimana baik program maupun kursor mouse tidak dapat digerakkan, dan jalan satu-satunya adalah menekan tombol power hingga komputer atau laptop menjadi mati. Pada saat proses crash atau hang sistem akan membuat sebuah file yang disebut file dump, dimana file ini berisi informasi yang kita butuhkan untuk mendiagnosa komputer atau laptop kita yang menyebabkan terjadinya crash atau hang.

Terkadang, bagi seorang teknisi profesional tidak lagi membutuhkan file dump ini dalam mendiagnosa kegagalan sistem atau hardware pada sebuah komputer atau laptop, cukup melihat dan mendengar suara beep pada speaker dengan berbagi macam kode bunyi, kita sudah dapat mengatasi hal tersebut.

Kembali pada pokok masalah, lantas untuk apa file dump ini? Kalian tidak terlalu membutuhkan file memory dump ini, karena file ini semakin lama akan meningkat kapasitas ukurannya sehingga menyebabkan ruang hdd (harddisk) menjadi penuh dan mengakibatkan sistem jadi lambat. Lantas bagaimana agar file memory dump ini tidak bertambah kapasitasnya?

Berikut langkah-langkah mendisable memory dump:
  1. Klik Start Menu dan pilih Control Panel

  2. Kemudian ketik Advanced dalam kotak pencarian pada pojok kanan atas Control Panel

  3. Pilih View Advanced System Settings pada System seperti gambar berikut:
  4. Pada Startup and Recovery klik Settings
  5. Dalam drop down Write Debugging Information pilih none dilanjutkan klik OK


Sampai di sini jika komputer atau laptop mengalami crash atau hang maka sistem tidak akan membuat file dump, dan jika kalian menginginkan sistem tetap membuat file dump, maka kalian bisa mengembalikan dengan cara yang sama. Semoga artikel kali ini bermanfaat.

Post Terkait:

Open Comments Close Comments

This site uses cookies from Google to deliver its services, to personalise ads and to analyse traffic. Information about your use of this site is shared with Google. By using this site, you agree to its use of cookies. Learn more