Alasan Tidak Pernah Screenshot Pendapatan & Trafik

Orang berdebat, "no ss is hoax." Lalu saya berpikir, "ada benarnya, tapi setiap orang juga punya hak." Alasan hak inilah yang mendasari artikel ini ada.

Ketika seorang pro blogger memberikan tips blogging, adsense, affiliasi, atau copywriting, tentunya tak salah dilakukan tanpa memberikan bukti berupa screenshot. Hak penulis kan menyampaikan apa yang ia tahu, pahami, dan kuasai, untuk bukti itu lain lagi.

Sebuah bukti, misal SS itu hanya sebagai pelengkap atau ibarat penekanan saja. Pembaca percaya atau tidak dengan tulisan tersebut juga hak pembaca.

Dewasa ini memberikan screenshot pendapatan dan trafik adalah hal yang berbahaya, apalagi ditambah pamer link blog. Blog yang dipamerkan akan menjadi "korban pemerkosaan" oleh pihak yang tidak mau repot dengan melakukan copy paste. Tentunya banyak penulis original tidak ingin tulisan yang dibuat berjam-jam bahkan berminggu-minggu dengan menghabiskan ide, uang, dan waktu alhasil hanya dicuri serta digandakan pencuri konten.

Namun, jika penasaran atau ingin tahu sekali berapa trafik dan pendapatan blog mereka kalian bisa bertanya dengan mengirim pesan pribadi kepada pro blogger tersebut. Masalah dijawab cepat atau tidak, bahkan tidak dijawab oleh mereka, tentunya itu juga hak mereka.

Intinya, jangan hanya melihat dari sudut pembaca, kalian juga harus melihat dari sudut pandang penulis. Sebagai penulis juga memiliki alasan tersendiri dalam hal menyimpan informasi rapat-rapat, makanya banyak silent reader di grup blogger adalah seorang blogger pro. Kalau tidak percaya, cek saja satu persatu nama-nama anggota yang silent reader, kemudian telusuri lebih dalam lagi untuk mengetahui nama blog-blog milik mereka.

Post Terkait:

Open Comments Close Comments

This site uses cookies from Google to deliver its services, to personalise ads and to analyse traffic. Information about your use of this site is shared with Google. By using this site, you agree to its use of cookies. Learn more