10 Macam Algoritma Google yang Perlu Webmaster Ketahui

Beberapa update dan pembaharuan algoritma mesin pencari Google yang saya tahu. Kalian perlu tahu setiap pembaharuan dan bagaimana cara kerjanya.

Saya rangkum kan sesuai dengan apa yang saya pahami. Jika menurut Anda ada kesalahan, mohon dengan sangat memberikan komentar. Berikut macam-macam algoritma Google:

1. Panda

Tanggal peluncuran: 24 Februari 2011

Bahaya: Duplikat keyword, plagiat atau konten tipis; spam yang sengaja dibuat penulis; penjejalan kata kunci secara berlebihan

Cara kerjanya: Algoritma Panda memberikan apa yang disebut "skor kualitas" kepada laman website/blog. Skor ini kemudian digunakan sebagai faktor peringkat. Awalnya, Panda adalah filter bagian dari peringkat Google, tetapi pada Januari 2016 secara resmi dimasukkan kedalam Algoritma Inti. Sekarang ini Algoritma Panda menjadi sering digunakan, sehingga hukuman dan pemulihan terjadi lebih cepat.

2. Penguin

Tanggal peluncuran: 24 April 2012

Bahaya: Spam atau tautan yang tidak relevan; tautan dengan teks yang manipulatif

Cara kerjanya: Tujuan Google Penguin adalah untuk menurunkan peringkat situs yang tautannya dianggap manipulatif. Sejak akhir 2016, Penguin telah menjadi bagian dari Algoritma Inti Google. Tidak seperti Algoritma Panda, Pengiun bekerja secara real time.

3. Pirate

Tanggal peluncuran: Agustus 2012

Bahaya: Konten bajakan; volume laporan pelanggaran hak cipta yang tinggi

Cara kerja: Pembaruan Pirate dirancang untuk mencegah situs yang telah menerima banyak laporan pelanggaran hak cipta dalam pencarian Google. Mayoritas situs yang terpengaruh adalah situs yang relatif besar dan terkenal. Pinalti diberikan kepada situs yang membuat konten bajakan (seperti film, musik, atau buku) tersedia bagi pengunjung secara gratis, terutama situs torrent. Meskipun Algoritma Pirate ada, namun Google masih kewalahan untuk menindaklanjuti situs pelanggar, karena banyak situs baru dengan memunculkan konten bajakan setiap hari.

4. Hummingbird

Tanggal peluncuran: 22 Agustus 2013

Bahaya: Penjejalan kata kunci; konten berkualitas rendah

Cara kerja: Algoritma Hummingbird membantu Google menafsirkan kata kunci penelusuran dengan lebih baik dan memberikan hasil yang sesuai dengan maksud pencari informasi. Meskipun kata kunci penting, Hummingbird tetap memberikan peringkat kepada laman situs walau tidak berisi kata-kata yang tepat, seperti yang dimasukkan oleh pencari informasi. Hal ini dicapai dengan bantuan pemrosesan bahasa alami yang bergantung pada pengindeksan kata yang sama atau sinonim.

5. Pigeon

Tanggal peluncuran: 24 Juli 2014

Bahaya: Miskin on dan off page SEO

Cara kerjanya: Algoritma Pigeon memengaruhi pencarian sesuai dengan lokasi. Lokasi pencari informasi memainkan peran penting. Pembaruan ini menciptakan hubungan yang lebih erat antara algoritma lokal dan algoritma inti. Faktor SEO lokasi digunakan untuk memberikan peringkat hasil lokal.

6. Seluler / Mobile

Tanggal peluncuran: 21 April 2015

Bahaya: Kekurangan versi seluler dari laman; tampilan desain seluler yang buruk

Cara kerjanya: Pembaruan Seluler (alias Mobilegeddon) memastikan bahwa laman ramah seluler mendapat peringkat atas pada pencarian seluler, sementara laman yang tidak dioptimalkan untuk seluler difilter dari SERPs atau turun ke peringkat paling bawah (sandbox).

Mengenal Mobile-First Indexing lebih dekat. Saat ini Google memprioritaskan tampilan situs yang support atau ramah dengan mobile. Dengan adanya Algoritma Mobile-First Indexing (bagian dari Mobilegeddon) yang diluncurkan pada Maret 2018, maka tidak hanya mempengaruhi peringkat pada pencarian seluler, juga mempengaruhi peringkat pada pencarian dekstop. Kecepatan buka situs juga termasuk kedalam penilaian Algoritma Mobile First Indexing.

7. RankBrain

Tanggal peluncuran: 26 Oktober 2015

Bahaya: Kekurangan relevansi kueri khusus; konten dangkal; miskin UX (User Experiment)

Cara kerjanya: RankBrain adalah bagian dari Algoritma Hummingbird. Adalah sistem berbasis pembelajaran mesin yang membantu robot Google memahami makna di balik kueri, dan menyajikan hasil pencarian yang paling sesuai untuk menjawab pertanyaan tersebut. Google menyebut RankBrain adalah faktor peringkat paling penting ketiga. Meskipun kita tidak tahu seluk-beluk RankBrain, banyak orang berpendapat bahwa hal itu mengidentifikasi relevansi fitur untuk peringkat laman web/blog dengan permintaan yang diberikan, yang pada dasarnya merupakan faktor peringkat spesifik kueri.

8. Possum

Tanggal peluncuran: 1 September 2016

Bahaya: Persaingan ketat pemilihan lokasi target

Cara kerjanya: Possum mirip dengan Algoritma Pigeon. Namun area jangkauan Possum lebih luas, hingga luar kota. Possum memastikan bahwa hasil lokal akan bervariasi atau lebih banyak tergantung pada lokasi penelusur, semakin besar kemungkinan kita mendapatkan hasilnya. Walau sama-sama menargetkan lokasi, Possum dan Pigeon merupakan algoritma yang terpisah.

9. Fred

Tanggal peluncuran: 8 Maret 2017

Bahaya: Konten tipis; konten yang berpusat pada iklan

Cara kerjanya: Yang terbaru dari algoritma yang dikonfirmasi Google adalah Fred. Fred menargetkan situs yang melanggar pedoman webmaster Google. Sebagian besar situs yang terpengaruh adalah situs dengan konten berkualitas rendah yang tampaknya sebagian besar dibuat untuk tujuan menghasilkan pendapatan dari iklan.

10. Core / Inti

Tanggal peluncuran: Tidak diketahui jelas; yang pasti awal-awal mesin pencari Google dibuat

Bahaya: Tidak diketahui

Note: Selama ada updaten algoritma ini jangan lakukan apa-apa jika SEO Anda sudah benar, termasuk perbaikan konten

Cara kerjanya: Core merupakan keseluruhan aspek dari semua algoritma disatukan. Berbeda dengan algoritma-algoritma sebelumnya, Core lebih ganas, mematikan, dan senyap. Biasanya jika ada pembaharuan Core, Google akan memberi tahu melalui akun twitter-nya, tetapi kadang juga tidak. Update Algoritma Core bisa setiap tahun, tergantung permasalahan atau updaten yang terjadi. Karena setiap tahun melakukan pembaruan, sering membuat para webmaster stres, termasuk saya. Waktu terjadi update algoritma ini, tak jarang apabila ada penurunan peringkat tidak wajar, bahkan malah ‘stuck’ (diam ditempat), tapi ada juga yang malah peringkatnya tiba-tiba meningkat tajam.


Jika postingan ini bermanfaat untuk Anda silakan share. Itu juga dapat membantu orang lain. Terima kasih.

Related Posts →


Open Disqus Close Disqus

This site uses cookies from Google to deliver its services, to personalise ads and to analyse traffic. Information about your use of this site is shared with Google. By using this site, you agree to its use of cookies. Learn more