Perbedaan Antara Public, Password Protected, & Private di WordPress

Mungkin ada saatnya Anda ingin menyimpan konten WordPress untuk penggunaan pribadi. Dapat berupa blog buku harian pribadi atau foto keluarga Anda yang tidak boleh dilihat oleh orang lain.

Untungnya, WordPress menyediakan fungsi bawaan untuk menentukan visibilitas halaman dan postingan Anda. Ini memberi Anda kontrol penuh atas aksesibilitas konten Anda. Anda dapat membuat halaman atau posting WordPress menjadi publik untuk semua pengguna, memberikan akses ke peran tertentu saja, atau bahkan menyembunyikannya dengan mengisi kata sandi.

Dalam posting ini, kami akan memandu Anda tentang perbedaan antara 3 opsi visibility: Public, Password Protected, dan Private. Di akhir artikel ini, Anda dapat memilih opsi visibilitas WordPress mana yang paling sesuai dengan kebutuhan.

Cara Mengatur Halaman WordPress dan Visibility Posting


Katakanlah Anda sedang membuat postingan baru di pages/post WordPress. Sekarang, di sudut kanan atas layar, Anda dapat melihat opsi Visibility di bagian kolom Publish.

Di bawahnya, ada 3 opsi untuk Anda pilih:
  1. Public: Opsi default. Postingan Anda akan dapat dilihat oleh semua orang.
  2. Password Protected: Memungkinkan untuk mengunci postingan Anda dengan kata sandi. Hanya mereka yang memiliki kata sandi yang benar yang dapat membuka konten.
  3. Private: Menyembunyikan konten dari publik sepenuhnya dengan mengirimkannya ke halaman 404 saat membukanya. Hanya pengguna yang diizinkan yang memiliki akses ke postingan ini.

Jadi apa perbedaan antara opsi ini?

Biarkan kami memandu Anda segera!

Apa Perbedaan Antara Opsi Public, Password Protected, & Private di WordPress?


1. Public WordPress

"Public" adalah pengaturan default untuk setiap post/page. Jika Anda tidak menyesuaikan visibility, konten Anda akan terlihat oleh siapa saja di seluruh dunia setelah dipublikasikan.

2. Password Protected WordPress

Opsi ini memungkinkan Anda untuk melindungi konten dengan memasukkan kata sandi yang telah ditetapkan sebelumnya.

Berbeda dari opsi pribadi, yang membuat konten Anda sepenuhnya pribadi, fitur ini membuat formulir kata sandi untuk melindungi konten Anda yang dilindungi. Ini berarti semua orang dapat membuka konten Anda yang dilindungi jika mereka dapat memasukkan kata sandi yang benar.

Setelah Anda mencentang opsi ini, sebuah kotak akan muncul yang memungkinkan Anda memasukkan kata sand. Pastikan kata sandi Anda cukup kuat untuk mencegah serangan brute force. Peretas dapat memecahkan kata sandi seperti "123" atau "abc" dalam hitungan detik.

Setelah menerapkan perlindungan, hanya pengguna yang memasukkan kata sandi yang benar yang dapat mengakses konten Anda. Tampak luar biasa, bukan?

Itu dia!

Harap dicatat bahwa fungsi WordPress ini berlaku untuk satu halaman atau posting saja. Dan Anda hanya dapat mengatur satu kata sandi per halaman atau posting yang dilindungi. Hal ini dapat menyebabkan kebocoran keamanan saat pengguna Anda terus membagikan kata sandi. Plus, kata sandi Anda tidak akan pernah kedaluwarsa yang berarti siapa pun dapat menggunakannya kapan saja.

3. Private WordPress

Jika Anda memilih opsi Private, hanya pengguna yang masuk sebagai admin, editor, dan penulis yang dapat mengakses konten Anda.

Namun, setiap peran memiliki izin akses yang berbeda:
  • Administrator: dapat melihat, membuat, mengedit, dan menghapus kiriman pribadi apa pun, terlepas dari siapa yang membuatnya.
  • Editor: dapat melihat, membuat, mengedit, dan menghapus post pribadi apa pun, terlepas dari siapa yang membuatnya.
  • Penulis: dapat melihat, membuat, mengedit, dan menghapus postingan mereka sendiri. Penulis tidak dapat melihat atau mengedit postingan pribadi yang dibuat oleh pengguna lain.

Saat pengguna yang berwenang mengakses konten pribadi, mereka akan melihat teks "Private:" sebelum judul.

Sementara itu, pengguna yang tidak diizinkan dan mencoba mengakses konten pribadi Anda melalui URL-nya akan dialihkan ke halaman 404 (tidak ditemukan).

Satu-satunya batasan pengaturan postingan pribadi Anda adalah bahwa Anda tidak dapat memberikan akses ke pembaca/pengunjung kecuali 3 peran yang terdaftar.

Related Posts →


Open Disqus Close Disqus

This site uses cookies from Google to deliver its services, to personalise ads and to analyse traffic. Information about your use of this site is shared with Google. By using this site, you agree to its use of cookies. Blogger Cookies